Home » Psikologi» 7 Efek Psikologis yang Pengaruhi Jutaan Orang Tiap Hari

7 Efek Psikologis yang Pengaruhi Jutaan Orang Tiap Hari

. . Tidak ada komentar:
efek psikologis
Ilustrasi efek psikologis
Manusia sering kehilangan rasa rasionalitasnya dalam beberapa situasi. Kita cenderung terjerumus pada kebohongan paling buruk dan terkadang pikiran sendiri bahkan dapat menipu kita dengan mengingat hal-hal yang salah. Tetapi hanya karena proses berpikir kita tidak rasional saat menentukan pilihan, bukan berarti tidak ada pilihan lain yang lebih baik.

Disadari atau tidak, beberapa hal berikut ini seringkali telah memengaruhi psikologis hampir semua orang setiap hari. Diantaranya yang paling umum adalah:

1. Kehadiran orang yang tidak Anda kenal
Pernahkah Anda menyadari ini, tak satu pun dari kita berperilaku di depan umum seperti yang kita lakukan secara pribadi, menurut teori Zajonc tentang fasilitasi sosial . Anda mungkin merasa sangat kedinginan saat di rumah, tetapi Anda bisa saja berpakaian minim saat keluar rumah. Perilaku serupa akan semakin berlanjut  jika seseorang berada di kerumunan banyak orang. Misalnya, seorang pria mungkin akan lebih tertarik membantu seorang wanita tua jika ada gadis cantik sedang melihatnya.

Ingatlah - Selalu pertanyakan apakah Anda melakukan sesuatu semacam itu hanya untuk membuat orang lain berpikir baik tentang Anda atau karena Anda benar-benar menginginkannya.

2. Godaan dan kemunafikan
Ketika mencoba sesuatu yang baru, seseorang biasanya akan  menunjukkan ketekunan dan kesetiaan yang lebih tinggi terhadapnya dan bahkan mungkin dapat menilainya lebih tinggi dari yang sebenarnya ia inginkan, melebih-lebihkan. Ini disebut dengan efek Hawthorne . Jika seseorang memberi Anda contoh gratis dan disuruh memberi penilaian, Anda mungkin awalnya akan menilai hal tersebut dengan sangat tinggi , tetapi ketika sudah pergi, justru yang dikatakan adalah sebaliknya.

Ingat – Tuluslah dalam melakukan hal apapun, jangan terlalu melebih-lebihkan dan jangan pula mengatakan sesuatu yang tidak sebenarnya.

3. Orang lebih cenderung mengingat pekerjaan yang tidak mereka selesaikan
Kita cenderung untuk tidak melupakan hal-hal yang belum kita lihat selesai.  Jika Anda belum menyelesaikan pekerjaan rumah yang telah Anda abaikan sementara waktu, Anda akan terus memikirkannya sepanjang waktu. Ini disebut dengan efek Zeigarnik .

Ingat - Satukan semua tugas Anda setidaknya secara mental sehingga Anda tidak akan terlalu terganggu.

4. Kita cenderung lebih suka membeli barang-barang yang harganya mahal
Banyak saat ini orang membeli barang-barang mahal yang sebenarnya tidak benar-benar diperlukan dan ini disebut sebagai efek Veblen . Hal ini paling sering terjadi pada generasi muda yang lebih fokus pada posisinya di masyarakat. Barang-barang yang lebih murah dianggap sampah.

Ingat - Ketika Anda mendapatkan sesuatu yang mahal, selalu pertanyakan apakah Anda membelinya karena memang menginginkannya ataukah karena Anda hanya sekedar menginginkan gambar yang bagus untuk di pajang di media sosial?

5. Orang yang mengacau kadang-kadang lebih disukai
Ketika seseorang mengacau saat ini dan kemudian dengan cara yang menggelikan, mereka justru malah menjadi sosok yang lebih menarik bagi orang-orang di sekitarnya. Beginilah cara efek pratfall bekerja. Menjadi sempurna dapat mengintimidasi orang lain dan mendorong mereka pergi.

Ingat – Meski Anda tidak perlu berlebihan dengan ini, jangan khawatir jika Anda secara tidak sengaja melakukan sesuatu yang bodoh atau jika Anda kikuk. Orang-orang akan lebih menyukai Anda saat kamu jujur menjadi diri sendiri.

6. Kita seringkali merasa tidak mendapat banyak perhatian seperti yang telah kita lakukan
Juga dikenal sebagai spotlight effect, adalah perasaan bahwa orang-orang seperti selalu memperhatikan Anda dan mengamati semua kesalahan yang Anda lakukan. Tetapi ketika para peneliti di Universitas Cornell menyuruh seorang subyek untuk mengenakan kaos yang lucu dan memintanya  untuk menghitung semua orang yang benar-benar mengamati , nyatanya subyek tersebut justru melebih-lebihkan angka tersebut.

Ingat - Setiap orang punya kehidupannya sendiri untuk dikhawatirkan jadi jangan terlalu khawatir tentang apa yang mungkin mereka pikirkan tentang Anda. Nyatanya mereka mungkin  justru tidak memikirkan Anda sama sekali.

7. Jika berada di kerumunan ketika Anda membutuhkan bantuan, orang-orang hanya saling melihat
Ini disebut sebagai bystander effect. Jika seseorang membutuhkan bantuan mendesak dan ada banyak orang di sekitarnya, hal ini justru mengurangi kemungkinan satu orang mengambil inisiatif untuk benar-benar melakukan sesuatu yang bermanfaat. Semua orang akan justrui biasanya saling suruh - menyuruh satu sama lain dan akhirnya tidak ada satupun orang yang maju.

Ingat - Jika Anda membutuhkan bantuan saat berada di luar, cobalah dan tanyakan satu orang daripada memanggil secara umum. Mereka akan lebih mungkin memberi Anda perhatian yang dibutuhkan.

Komentar Anda