Home » Blogging» Dunia» Obral Seks Gratis, Lihat Nasib Blogger Cantik Ini Selanjutnya

Obral Seks Gratis, Lihat Nasib Blogger Cantik Ini Selanjutnya

. . Tidak ada komentar:
Blogger wanita cantik
Mis Ye, Blogger wanita asal Tiongkok
Orang biasanya mau melakukan apa saja dalam hidup untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Kasus yang dilakukan oleh seorang blogger wanita cantik ini adalah contoh nyata bagaimana orang bisa melakukan apa saja demi mendapatkan perhatian dan banyak pengikut, terutama di situs media sosial (medsos).

Inilah yang terjadi ketika seorang blogger asal Tiongkok itu menawarkan layanan seks gratis dan akhirnya lebih dari 3000 pria berbondong-bondong mendatangi tempat tinggalnya. Bagaimana nasib wanita tersebut selanjutnya? Simak kisah selengkapnya di bawah ini.


Insiden ini terjadi di Tiongkok
Insiden ini dilaporkan terjadi di Tiongkok setelah seorang blogger tersebut menyebabkan kekacauan di China dan kehebohan dunia. Di media sosialnya, dia mengatakan secara live video kepada orang-orang bahwa ia bersedia melakukan hubungan seks dengan mereka secara gratis.

Dalam videonya tersebut, wanita yang biasa dipanggil sebagai Miss Ye itu menyatakan, 'Siapa yang mau datang untuk menjemputku ... berhubungan seks ... secara gratis.' Di posnya juga, dia mengungkapkan kamar hotel yang dia tinggali dengan nomor kamar – 6316.

Kekacauan Terjadi
Begitu posnya menjadi, pria mulai berbondong-bondong datang ke hotel dan meminta rincian tentang kamarnya. Dalam kurun waktu singkat, lebih dari 3000 orang berkumpul di kamar hotel dan polisi pun harus dipanggil demi keselamatan gadis itu.

Dia Mengaku hany Bercanda
Ketika Miss Ye menyadari konsekuensi terburuk terkait apa yang telah dilakukannya, dia menghapus pos tersebut dan memosting pesan lain dimana dia kemudian meminta maaf dan memohon agar orang-orang yang datang pergi meninggalkannya. Dia mengaku melakukan ini untuk meningkatkan followernya di media sosial.

Dia pun Akhirnya Ditangkap
Miss Ye, yang baru berusia 19 tahun, kemudian ditangkap oleh petugas polisi setempat di kota tersebut, katas tuduhan melakukan kampanye iklan tentang prostitusi. Dilaporkan juga bahwa semua akun media sosialnya juga diblokir oleh polisi.
Loading...

Komentar Anda