Home » Tahukah Anda?» Cara Kerja Alat Rontgen atau USG untuk Melihat Janin dalam Kandungan

Cara Kerja Alat Rontgen atau USG untuk Melihat Janin dalam Kandungan

.
Prosedur USG (ultrasonografi) sering digunakan untuk beberapa alasan medis, paling umum adalah memantau perkembangan janin dalam kandungan. Ultrasonografi mengirimkan gelombang suara frekuensi tinggi ke bagian tubuh yang diarahkan menggunakan sebuah alat bernama rontgen dan mengukur gema refleksi yang dipantulkan untuk menciptakan citra 2D pada struktur internal.

Probe transduser, yang ditempatkan di kulit, dirancang khusus untuk menciptakan dan menerima gelombang ini. Cara kerjanya menggunakan prinsip yang disebut efek piezoelektrik. Kuarsa kristal - kristal piezoelektrik, di dalam probe transduser dengan cepat berubah bentuk dan bergetar saat arus listrik melewatinya.

Hal itu menyebabkan timbulnya gelombang suara, yang bergerak bebas melalui cairan dan jaringan lunak di dalam tubuh. Namun, begitu pancaran mencapai struktur yang lebih padat, mereka akan memantulkannya kembali ke transduser sebagai gema. Akibatnya, kristal di dalam probe memancarkan arus listrik, yang melintas ke central processing unit (CPU). Informasi yang dikumpulkan kemudian membentuk gambar di layar seperti yang bisa kita lihat.

Pencitraan Ultrasonografi
Ketahui lebih lanjut lagi bagaimana gelombang suara ultra (ultrasound) digunakan untuk melihat ke dalam tubuh manusia melalui ilustrasi gambar di bawah ini.
Cara kerja USG janin
Cara kerja USG janin

1. Gel ultrasound
Sebelum dilakukan scan dengan rontgen, petugas medis biasanya akan mengoleskan Gel ultrasound khusus pada kulit untuk menghilangkan sekap udara antara transduser dan tubuh. Cara ini digunakan untuk membantu memudahkan penyebaran lebih banyak gelombang suara ke dalam tubuh.

2. Kristal piezoelektrik
Arus listrik menyebabkan kristal piezoelektrik di dalam transduser bergetar dan menciptakan gelombang suara.

3. Gelombang suara
Gelombang suara memancar melalui tubuh sampai mencapai batas antara jaringan-jaringan yang berbeda. Beberapa gelombang kemudian tersebut kemudian akan dipantulkan kembali sebagai gema.

4. Produksi gambar
Hasil pantulan gema kemudian dilewatkan ke unit pemrosesan pusat, yang menghitung informasi dan menghasilkan gambar di layar.

5. Pantulan gema
Gema-gema yang dipantulkan mencapai kristal piezoelektrik di dalam transduser, yang menyebabkannya memancarkan arus listrik.